Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Kisah Dewasa Pemerkosaan Ramai-Ramai

 Aopok.com - Keluar dari keluarga India itu aku tidak pulang. Malu rasanya kalau baru dua bulan kerja lalu pulang. Dengan uang pemberian mereka yang cukup banyak aku indekost di suatu kampung yang biayanya hanya 50 ribu sebulan. Aku berpikir dalam sebulan pasti sudah mendapat tempat kerja baru. Sisa uang kutabung dan sebagian kukirim ke desa.

Tempat kostku ada 10 kamar berhadap-hadapan, dihuni 6 pria dan 4 wanita yang sudah kerja semua. Kalau siang suasana kost sepi karena hanya aku yang tinggal sendirian. Menjelang malam suasana berubah ramai karena mereka sudah pulang. Pergaulan di situ lama-lama kurasakan akrab sekali, bahkan agak keterlaluan. Bagaimana tidak keterlaluan kalau seorang pria hanya dengan berbalut handuk memasuki kamar wanita dan ngobrol sembari menunggu giliran kamar mandi.


Si wanita yang hanya berdaster pun cuek saja tempat tidurnya diduduki si pria. Malah kadang mereka duduk berjajar sambil senggol-senggolan. Tangan si pria dengan bebas meremas tetek si wanita, sebaliknya si wanita dengan tenang mereMas barang si pria di balik handuknya sampai meringis. Akhirnya mereka jadi saling pagut berpelukan bergulingan. Ya, bebas sekali pergaulan di situ. Kalau mau lebih tahu, malam hari ada juga pria yang terlihat mengendap-endap memasuki salah satu kamar wanita, dan tidak keluar lagi sampai pagi hari. Kita tentu tahu apa yang terjadi di kamar itu.

Seminggu tinggal di kost itu aku berusaha cuek terhadap perilaku mereka dan tidak ikut-ikutan. Namun aku tetap ngobrol ramah dengan mereka.

“Malam minggu besok kita mau pesta, Nul!” ujar Sari memberitahu.
“Pesta apa?” tanyaku.
“Pokoknya asyik. Kita bikin acara dan tidak akan tidur semalam suntuk. Biasanya kami adakan ini dua bulan sekali tanggal muda. Maklum, setelah kerja dua bulan kan cape. Kita perlu refreshing. Kamu ikut aja ya, Nul,”
“Ee..ee. gimana ya. Apa aku tidak mengganggu?”
“Justru acara ini untuk menyambutmu sebagai penghuni baru, Nul. Kamu harus ikut menikmati,” sambung Sari.

Dan jadilah esok harinya, ketika pulang kerja lebih awal karena hari Sabtu, kulihat masing-masing wanitanya membawa belanjaan cukup banyak. Sedangkan para prianya membawa beberapa botol dalam kardus. Jam 5 sore semua penghuni sudah pulang. Pintu gerbang kost ditutup dan dikunci. Jam 6 petang semua sudah selesai mandi dan ganti pakaian lalu kami menuju ke kamar Mas Jono yang paling besar. Seluruh makanan dan minuman digelar di lantai dan kami duduk berkeliling di tikar.

“Mari kita mulai acara untuk menyambut Inul di tengah kita. Silahkan makan dan minum sepuasnya sambil nonton film kesukaan kita.”
Lalu berbareng kami mulai mengambil makanan yang tersedia di situ. Ada nasi goreng, bakmi, gorengan dll. Minumannya ada coca cola, fanta bahkan bir. Dan Mas Jono menyetel vCDnya. Film porno pasti! Ya, sambil makan minum dan cekikin kami melihat adegan film.
“Lihat tuh, ceweknya dikerjain sambil nungging!” celetuk Bonar. Wajib baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia