Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral! Ngewe Anal dari Belakang di Pemandian 2

 Biodataviral.com - Setelah beberapa menit hanya melihat pertunjukan tersebut dari jauh, aku mulai tidak sabar dan berencana untuk sedikit lebih mendekat. Akhirnya dengan hati-hati, aku mencoba untuk mendekat ke tempat Mbah Karyo melakukan kegiatannya tersebut. Dan di saat itu, Mbah Karyo membuka matanya dan sedikit kaget melihat keberadaanku. Tapi hal tersebut tidak berlangsung lama setelah dia tahu siapa yang datang. Meskipun begitu, kedua tangannya sudah mulai diam. Tangan kirinya dia turunkan perlahan, sedangkan tangan kanannya dia coba gerakkan untuk menutupi penisnya. Tampak bahwa penisnya masih tetap tegak berdiri meskipun sebelumnya sudah kaget dengan kedatanganku. Mbah Karyo tampak hanya tersenyum melihat aku datang.


“Sudah lama, Yan?” tanya Mbah Karyo.
“Eh.. Baru saja kok Mbah,” kataku tergagap dan sedikit bohong.
“Oh,” hanya itu saja, setelah itu terdiam lagi beberapa saat.
“Mau nyuci ya?” tanya Mbah Karyo lagi setelah melihat aku mulai mengeluarkan beberapa baju kotorku.
“Iya Mbah, sudah banyak baju kotor nih,” jawabku.
“Kok siang-siang gini tho nyucinya, kenapa nggak tadi pagi?” lanjutnya kemudian.
“Iya Mbah, saya kesiangan bangunnya, jadi baru bisa nyuci jam segini,” kataku (bohong lagi).
“Mbah sendiri kok mandi jam segini, kan tanggung?” tanyaku.
“Iya nih, habis dari sawah, gerah, jadi langsung mandi saja.” jawabnya.
“Tapi biasanya banyak yang mandi sebelum dhuhur kan Mbah?”
“Yah, Mbah lagi ingin jam sekian aja, lebih sepi, jadi bisa sedikit santai,” jawabnya sambil tersenyum dan mengedipkan matanya.
Aku hanya tersenyum mendengar jawaban dari Mbah Karyo, tahu apa yang dimaksud. Tapi dengan senyum dan kedipan matanya membuatku jadi salah tingkah dibuatnya.
“O ya Mbah, Mbah tahu tidak sih kenapa tembok di tempat ini cukup tinggi, katanya dulu digunakan pemiliknya sebagai tempat untuk berselingkuh ya?” tanyaku.
“Wah, ngaco kamu, itu kan cuma berita yang tidak benar. Mbah sendiri tidak begitu tahu kenapa tembok ini begitu tinggi, waktu Mbah kecil tempat ini sudah seperti ini. Tapi kalau masalah sebagai tempat untuk berselingkuh, itu jelas tidak benar. Bahkan katanya tempat ini terlarang untuk wanita. Jadi tidak boleh ada wanita yang boleh masuk ke tempat ini, meskipun dia masuk dengan suami atau anaknya sekalipun. Ada yang bilang kalau sampai ada wanita yang masuk ke tempat ini, maka mata air di tempat ini akan kering.”
“Mosok sih Mbah, tahayul itu.” ujarku.
“Tentang kebenarannya Mbah sendiri kurang begitu tahu, tapi kata ayah si Mbah, dulu pernah ada sepasang suami istri yang baru pulang dari sawah dan kemudian mereka berdua mandi di tempat ini. 




Tidak tahu apa yang merasuki mereka, tapi konon acara mandi itu berlanjut menjadi acara berhubungan suami istri. Setelah mereka selesai melakukannya, tiba-tiba saja air di tempat ini mulai menyusut, mulai mengering. Bahkan konon bukan hanya di tempat ini saja, tapi juga di seluruh desa. Akhirnya setelah satu bulan mata air tetap mengering, mereka melakukan upacara sesajen di tempat ini. Dan katanya waktu itu ada suara gaib yang mengatakan bahwa tidak boleh ada pria dan wanita yang mandi bersama-sama di tempat ini lagi. Makanya kalau kamu cermati, hanya tempat pemandian ini saja yang tempatnya tidak dibagi untuk wanita dan laki-laki. Itu karena legenda tersebut masih dipercaya oleh beberapa orang di desa ini, bahwa tempat ini tidak boleh digunakan oleh wanita.”
“Memangnya yang nunggu tempat ini tidak suka sama wanita ya Mbah?” tanyaku tersenyum menggoda. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia