Viral Kisah Boy Ngentot Lobang Anal Tante 2
Tradingan.com - Aku kegelian dan tidak tahan ingin melepaskannya, saat tony menjilati ujung penisku yang sedang mengeras, tapi rasa nikmatnya lebih hebat dan aku pasrah kenikmatan. Aku berkata terputus-putus karena bicara dalam kenikmatan, ton..ton. ka..kak su..dah mau lepas neghh.. seperti biasa anak ini sangat cuek bila sedang menikmati, dan crot..crot..crot.. spermaku menembak ke dinding tenggorokan tony, dia selalu menelannya dan kini adalah giliranku menikmati semburan sperma tony yang sudah berumur 19 tahun, ya dia baru merayakan ulang tahunya yang ke-19 tadi sore bersama teman-teman sekolahnya di sebuah café di Jakarta, tony adalah anak indo papanya dari Australia dan mamanya adalah Chinese. Anaknya periang dan bersahabat, tubuhnya putih bersih dan wajahnya cakep sekali bulu matanya lebat, ada belahan di dagunya dan lesung pipinya bila tersenyum sangat menggoda.

Aku berpikir enak sekali menikmati sperma anak kecil yang cakep ini dan aku mulai menghisap penis tony yang sudah mekar dari tadi tak kusisakan sedikitpun bagian penis tony aku kulum semua rasanya nikmat, tony bergerak memutar badannya dan sekarang posisinya diatas kepalaku, dia menggoyang goyangkan pantanya dan menarik maju mundur penisnya yang besar, tapi “oeekk..” ujung penisnya menyentuh kerongkonganku sampai terlalu dalam aku tidak tahan aku ingin muntah, buru buru aku bangun melepaskan kulumanku dan menyambar ember yang kebetulan masih ada di samping tempat tidur dan ueekk.. aku memuntahkan air yang banyak dari mulutku dan ada sedikit lendir yang keluar, mungkin itu precum tony. Dengan mata yang berair sambil mengenakan handuk karena masih bugil aku menuju kamar mandi kemudian kumur-kumur dan cuci muka.
Setelah kembali ke kamar tony segera menyodorkan segelas sirup orange kesukaannya dan aku meneggaknya setengah lebih dan sisanya di habiskan tony, kemudian aku ingin melanjutkannya untuk mengulum penis tony tapi dia sudah bercelana pendek biru (celana SMP) dan berkata “sudahlah Kak raffel kita lakukan besok lagi, nanti kakak sakit, maaf ya.. kak, tadi tony terlalu kencang jadi kakak muntah”, aku menjawabnya dengan tertawa dan tawaku memancing tony ikut tertawa, akhirnya kami tertawa terbahak bahak.
Selama kami berhubungan homoseks itulah salah satu kenanganku dengan tony pada saat dia berulang tahun ke 14, dan aku hanya sekali saja muntah karena mengulum penis tony, sungguh manis dan geli kenangan itu, hayalanku buyar ketika aku mendengar sangat jelas dari suara speaker di ruang tunggu terminal kedatangan soekarno-hatta yang menyampaikan informasi pesawat dari merlbourne yang telah mendarat. Saat ini aku sedang menjemput ayah tony Mr Dave, aku sudah beberapa kali bertemu beliau, orangnya sangat ramah dan baik, kami beberapa kali makan bersama dengan keluarganya di café Jakarta. Sudah dua bulan aku berpisah dengan tony walau begitu tony setiap malam pasti meneleponku, saat ini Mr Dave kemari ingin membereskan urusan rumahnya, dan tony meneleponku untuk menjemputnya.
Ketika tampak sosok Mr Dave, aku buru buru menghampirinya, aku langsung memeluknya dan dia juga memelukku sambil menepuk-nepuk punggungku, aku merasakan kehilangan tony dan kerinduanku terlalu dalam, aku ingin melampiaskan rinduku pada ayah tony karena aku sudah dipesan tony supaya memeluk ayahnya pada saat bertemu pertama dengan ayahnya, karena tonypun sudah memeluk ayahnya pada saat mereka mengantar keberangkatannya, sepertinya Mr Dave mengerti perasaan kami dan sambil tersenyum dia berkata “tony baik baik saja dia anak yang pintar karena dia punya kakak di Jakarta yang menyayanginya” dan aku tersenyum bangga mendengar pujiannya, kemudian beliau menyodorkan sebuah surat dari tony yang diambil dari sakunya aku langsung menyambarnya dan mencium amplopnya dan kemudian aku simpan baik baik dalam kantongku.
Lanjut baca!
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...